|
AWAL | MILLENNIUM DEVELOPMENT GOALS | AGENDA KEGIATAN PROGRAM KAMPANYE | KAMU JUGA BISA | PROFIL |
|
|
TASKFORCE Rapat Darurat... Sabtu,27 mei 06’ Keberangkatan. Minggu, 28 mei 06’ Do The Task....!!! Senin, 29 mei 06’ Selasa, 30 mei 06’ 2 Relawan GPjkt, merapat ke Posko Lingkar Kemanusiaan bertempat di Seknas JPL, yang didalamnya tergabung juga gelangputih Jogjakarta. Disana melakukan survey lokasi yang belum terjamah oleh bantuan khususnya didaerah Patalan dan sekitarnya. Setelah itu malam harinya evaluasi. Sementara 1 relawan GPjkt dan 1 dari Kakilima ikut dalam rombongan relawan lain dari Jakarta untuk melakukan droping logistik ke Jaranan, Kasongan, Plered.
Rabu, 31 mei 06’ Pada 2 Relawan GPjkt, kembali ke Posko Ngadiwinatan, sekitar pkl.10.00 berangkat menuju Posko Syarikat Indonesia, untuk konsolidasi dan pemetaan ulang sekaligus droping 1 truk bantuan yang baru datang sumbangan dari teman - teman Alumnus ISI di Jakarta. Setelah itu sekitar pkl.13.30 kami melakukan pencarian lokasi Posko Medika Plaza – IMA, di desa Bon Dalem, Sumbermulyo (Depan SD Bon Dalem), Bambanglipuro. Kondisi bangunan SD tersebut hancur total nyaris rata dengan tanah. Kami melakukan pendekatan sekaligus mengembangkan jaringan pada koordinator posko (dr.Ari) dalam melakukan kerjasama penanganan medis terhadap korban. melalui pembicaraan tersebut didapat informasi bahwa wilayah tersebut sangat membutuhkan bantuan berupa tenda, logistik, penerangan dan tenaga relawan untuk menjemput pasien yang tidak mampu datang ke posko. Di Lokasi tersebut kami sempat menyelamatkan beberapa aset sekolah dari timbunan reruntuhan ruang tembok dan atap SD. Kabarnya Masyarakat setempat pun masih sangat trauma. Dan masalah komunikasi verbal menjadi kendala tersendiri karena hampir 76% masyarakat setempat tidak dapat berbahasa Indonesia. Kami melakukan kontak dengan pihak relawan Syarikat Indonesia untuk segera meluncur ke lokasi dan melakukan koordinasi dengan posko logistik untuk melakukan droping. Setelah relawan Syarikat datang dilakukan koordinasi untuk menjadikan dusun tersebut sebagai dusun percontohan untuk program recovery, yang antara lain dengan melakukan trauma healing dan menumbuhkan semangat masyarakat untuk bisa bangkit kembali serta bahu membahu membangun rumah mereka.
Kamis, 1 Juni 06’ Akhirnya memang, terpaksa kami harus kembali ke Jakarta karena "amunisi" kami menipis, walau masih terasa nyeri di hati melihat ternyata masih banyak yang membutuhkan pertolongan. Energi perlu di "charge" kembali dan melakukan perencanaan serta koordinasi dengan teman - teman di Jakarta untuk program recovery. Pada pukul 10.00 kami berangkat meninggalkan kota Yogyakarta, dengan penuh tangis dan ratapan sambil berharap semoga Yogyakarta bisa kembali seperti semula. JUST CAN SAY... Dengan terjadinya bencana alam di kota Yogyakarta, Semoga Masyarakat Indonesia semakin bersatu dan semakin tertanam rasa kebersamaannya. Terimakasih yang sebesar – besarnya kepada semua yang mau ikut membantu secara langsung ataupun tidak langsung. Banyak sekali keajaiban yang kita dapatkan dari mulai keberangkatan sampai kami pulang. Kami percaya doa teman – teman selalu menyertai kami begitu juga doa kalian untuk para korban gempa. Betul sekali kata Bung Endi “Banyak hal tak terduga yang dapat terjadi dalam situasi yang tak terduga, dan inilah yang dinamakan proses pembelajaran”. Semoga para korban diberi kekuatan dan penghiburan oleh Tuhan YME. Demikianlah laporan kronologis kejadian kegiatan kerelawanan Komunitas Gelangputih Indonesia – Jakarta di Jogja. *terimakasih khusunya kepada Ms.Avi, Ms.Nur Amalia, Bung Yuska, Ibu Nunik, Ibu Luthfi, Kribo & Arif(Sanggar Akar), Ibu Dayino, Teman2 GP Jogja di Posko Lingkar Kemanusiaan, Teman2 YPR, Syarikat Indonesia, drh.Lumbangaol(GMNI), dr.Ari, Ir.Priyo(IMA), Oddy(Off Roader), RNHKBP Cijantung, Teman2 GP Jakarta, Agoes "til3"(Walhi), Peddock(FAJI), Taft Diesel Indonesia(Mas Adi), dan para sahabat yang tidak bisa disebut satu persatu. |
|